Research

PHINTAS Weekly Report 6 Januari 2020

Sepanjang pekan lalu (3/1), bursa global cenderung bergerak menguat. Penguatan tersebut dipicu oleh rencana penandatanganan phase one trade deal antara AS dengan Tiongkok pada 15 Januari 2020 di AS. Selain itu penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) yang dilakukan oleh People Bank of China (PBOC) juga turut mendorong penguatan bursa global.

 

Pagi ini (6/1), mayoritas bursa regional diantaranya, Nikkei (-1.71%), ASX200 (-0.62%) dan KOSPI (-0.83%) dibuka melemah, merespon kekhawatiran investor terhadap kondisi geopolitik di Timur Tengah. Terbunuhnya Jendral Irak, Qasem Soleimandi di Baghdad dikhawatirkan memicu serangan balasan dari Iraq sehingga berpotensi memicu menguatnya harga minyak dunia. Pasalnya, Irak terletak di teluk Hormuz. Sebagai catatan, teluk Hormuz merupakan salah satu jalur minyak terbesar di dunia.

 

Mempertimbangkan faktor-faktor di atas, IHSG diperkirakan akan bergerak melemah dalam rentang perdagangan 6250-6350. Kekhawatiran terhadap kondisi geopolitik di Timur Tengah diperkirakan akan memicu penguatan harga emas dunia, menyusul aksi investor mencari investasi safe-haven. Terkait sentimen diatas, perhatikan saham-saham tambang seperti ANTM, MDKA, ELSA dan MEDC yang berpotensi menguat pada perdagangan hari ini (6/1). Pertimbangkan trading buy saham-saham tersebut.

Top