Research

PHINTAS Weekly Report 2 November 2020

Sepanjang pekan lalu, mayoritas bursa global cenderung melemah signifikan. Peningkatan jumlah kasus positif baru COVID-19 di AS dan Eropa menjadi salah satu concern utama pelaku pasar pada pekan lalu. Terkait hal tersebut, pelaku pasar juga mencermati potensi akan diberlakukannya lockdown kedua untuk meredam pertumbuhan COVID-19. Pemerintah Inggris telah mengumumkan rencana penerapakn kebijakan lockdown mulai 5 November 2020 hingga 2 Desember 2020. Faktor lain yang menjadi perhatian utama pelaku pasar adalah pelaksanaan U.S. Presidential election yang akan dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2020.

Searah dengan bursa global, IHSG bergerak cenderung sideways di pekan lalu. Hari perdagangan yang hanya 2 (dua) hari dalam pekan lalu (27/10) menjadi salah satu pemicu volatilitas tersebut. Seiring pergerakan IHSG yang cenderung sideways, pelaku pasar juga bersikap wait and see terhadap rilis data Purchasing Manager Index (PMI) Indonesia periode Oktober.

Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini (2/11). Kekhawatiran terhadap pemberlakuan lockdown di beberapa negara serta pelemahan harga komoditas seperti nikel dan minyak dapat menjadi sentimen negatif bagi IHSG pada hari ini (2/11). Dari dalam negeri, pelaku pasar juga menantikan data inflasi Oktober 2020 (2/11) dan data pertumbuhan ekonomi Q3-2020 Indonesia (5/11).

 

Top