Research

PHINTAS Weekly Report 26 April 2021

Mayoritas indeks di Wall Street mencatatkan rebound signifikan pada perdagangan Jumat (23/4). Salah satu katalis positif berasal dari kenaikan U.S. Markit Manufacturing PMI Flash dari 59.1 di Maret 2021 menjadi 60.6 di April 2021. Untuk sepekan kedepan, pergerakan Wall Street diperkirakan akan dipengaruhi oleh rilis kinerja keuangan Q1-2021 dari sejumlah perusahaan besar di AS, termasuk Apple, Microsoft, Amazon dan Alphabet.

Memperoleh arahan positif dari Wall Street, IHSG berpeluang melanjutkan technical rebound, menguji kisaran 6030-6070 pada perdagangan Senin (26/4). Saham-saham perbankan berpotensi menjadi mover IHSG di awal pekan (26/4). Hal ini sejalan dengan ekspektasi kinerja keuangan yang lebih baik di Q1-2021, pasca BBCA dan BBTN melaporkan pertumbuhan laba bersih di Q1-2021. Pengumuman kinerja keuangan Q1-2021 dari emiten-emiten di BEI diperkirakan kembali menjadi faktor dominan yang mempengaruhi pergerakan IHSG bukan hanya di awal pekan, tapi juga pada pekan ini. Sejumlah konstituen LQ45, diantaranya INDF, SMGR, BMRI, KLBF, UNVR, HMSP, GGRM dan WIKA dijawalkan merilis laporan keuangan Q1-2021 di pekan depan. Disamping faktor domestik, pelaku pasar juga mengantisipasi pengumuman interest rate decision dari Bank of Japan (BoJ) di 27 April 2021 dan the Fed pada 29 April 2021. Oleh sebab itu, disamping saham bank, pelaku pasar juga dapat mencermati saham-saham consumer goods (INDF, ICBP, KLBF dan SIDO). Saham lain yang dapat dicermati adalah AKRA, ERAA dan PWON.

 

Top