Research

PHINTAS Daily Report 22 April 2021

Meski memperoleh arahan positif dari mayoritas indeks global, tetap waspadai potensi berlanjutnya koreksi IHSG di perdagangan Kamis (22/4). Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah level psikologis 6000 pada perdagangan Rabu (21/4). Selain itu, Net sell Investor Asing juga kembali meningkat pada perdagangan Rabu (21/4) dan menjadi net sell ketiga berturut-turut di pekan ini.

IHSG dibayangi oleh kekhawatiran pelaku pasar atas potensi dampak peningkatan kasus baru COVID-19 secara global terhadap upaya pembukaan kembali (reopening) ekonomi. Hal ini dikhawatirkan memperlambat laju pemulihan ekonomi global di tahun 2021. Mempertimbangkan potensi resiko tersebut, pelaku pasar akan mecermati pengumuman sukubunga acuan oleh European Central Bank (ECB) dan press conference dari ECB (22/4). Masih terkait kebijakan moneter, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan sukubunga acuan di level 3.50% (20/4).

Pelaku pasar sebaiknya jangan terlalu agresif. Speculative buy dapat dilakukan pada saham-saham plantation, seperti AALI, LSIP dan SSMS sejalan dengan potensi berlanjutnya technical rebound harga CPO (22/4).

 

Top